Halaman rumah,

wacana sekaligus ranah bagi Tanahindie dan jaringannya mengeksplorasi isu perkotaan. Kami percaya, arsitektural Indonesia berorientasi halaman, yang menjadikan halaman sebagai pusat kehidupan.

Fondasi agenda-agenda kerja kami berbasis halaman, lantaran komunitas ini tumbuh dan besar di tengah masyarakat Bugis dan Makassar, suku berkebudayaan rumah panggung, bentuk hunian yang membentangkan pekarangan di sekitar dan di bawah lantainya.


Halaman pun menjadi tempat penggodokan pemikiran dan aktivitas sosial di Indonesia. Pergerakan anak muda pasca Reformasi 1998 banyak menciptakan komunitas dan perpustakaan yang digagas di halaman.

Selengkapnya